Selasa, 19 Februari 2013

M A M A

Kasih sayang ibu selamanya. Kira-kira begitu ungkapan pada poster film MAMA. Sebuah genre film horor yang diangkat dari sebuah cerita sederhana, menurut saya. Jadi cerita dimulai ketika Jeff, seorang yang dianggap mengalami gangguan jiwa membunuh istrinya dan berusaha membawa lari kedua anaknya. Victoria dan Lilly. Jeff tak tahu harus membawa mereka berdua kemana, dalam keadaan jiwa yang sangat terganggu, ia terus mengemudikan kendaraan dengan cepat. Terlalu cepat. Mobil mereka pun terjungkal ke jurang. Syukur, mereka bertiga selamat. Victoria masih berumur sekitar 5 tahun, adiknya Lilly 1-3tahun. Setelah kejadian tersebut Jeff membawa kedua anaknya ke tempat yang lebih aman. Sambil mencari-cari tempat, ia kemudian bertemu sebuah pondok di cliffton rage. Gangguan jiwa yang dialami oleh Jeff membuatnya ingin menghabisi dirinya sendiri. Namun entah karena apa ia ingin menghabisi anaknya terlebih dahulu. Kacamata anaknya Victoria ia lepaskan, pandangan Victoria kabur bila tak menggunakan kacamata. Sambil berharap Victoria tak akan mengingat atau melihat jelas bagaimana ia akan dihabisi. Ketika pelatuk pistol ingin ditarik, Jeff terhalang. Ada sebuah bayangan yang menariknya dan membawanya pergi jauh dari pondok tersebut. Hilang. Tak pernah diketahui. Victoria tak mengertu kemana ayahnya pergi. Ia dan Lilly menunggu diperapian pondok dengan api masih menyala yang dinyalakan sebelumnya oleh ayah mereka. Hanya api itu yang membantu menghangatkan mereka. Malam tiba, ayahnya belum juga kembali, Victoria masih menunggu sambil membekap Lilly. Tiba-tiba sebuah buah cerry menggelinding ke arah mereka, rasa lapar mereka teratasi sejenak. Lantas muncul sosok bayangan, dialah MAMA.

Lima tahun berlalu, Lukas adik Jeff masih saja melakukan pencarian Victoria dan Lilly. Setelah lama menunggu, akhirnya kabar mengenai Victoria dan Lilly sampai juga. Mereka berdua ditemukan. Lukas lalu pergi ke sebuah tempat sosial yang mrnampung sementara Victoria dan Lilly. Lima tahun berlalu mereka berdua menjadi sangat liar. Karena hidup tanpa interaksi manusia. Hanya dengan bintang liar disekitar. Lukas, ia hidup bersama Annabel, istrinya yang saat ini belum menginginkan seorang anak dari rahimnya sendiri. Kabar ini sekaligus membuat Annabel cemas, karena ia belum merasa sanggup mengurusi anak-anak. Lantas bagaimana kelanjutannya? Nonton sendiri ya. Hehehe.

Sebuah kesimpulan yang ku ambil dari film ini, bahwa mama adalah orang yang tulus mencintai dan menyayangi seorang (yang dianggap) anak. Meskipun ia (anak) bukan terlahir daru rahimnya sendiri.

Selamat menonton.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar