Sabtu, 18 April 2015

Hujan dan hal yang menjengkelkan

Belum lama ini pada beberapa daerah di Indonesia khususnya di Jogjakarta, mengalami musim yang tidak menentu. Pagi hingga siang hari cuacanya panas terik, namun pada sore harinya atau malam hari, turun hujan yang begitu deras. 

Ada sifat beberapa orang yang menurut saya menjengkelkan; 
1. Orang yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Dampaknya ialah jalanan yang dipenuhi genangan air akhirnya  mengenai pengendara kendaraan lain, baik motor atau mobil atau bahkan pejalan kaki. Ini kan bukan hanya membuat orang yang terciprat air menjadi kesal dan jengkel, tetapi juga bisa membahayakan si pengendara mobil atau motor. 

2. Orang yang mengendarai mobil namun tidak memberikan tumpangan kepada pejalan kaki. Orang ini sungguh mempunyai rasa kepedulian yang semangat kurang. Ketika ada orang yang berjalan kaki, lalu berteduh di bawah pohon, atau di halte atau dipinggiran toko, bukannya ia tawari tumpangan malah ia biarkan begitu saja padahal mobilnya kosong. 

3. Orang yang mengendarakan mobil atau motornya disaat hujan deras, namun tidak menyalakan lampu kendaraannya. Ini sangat berbahaya, beberapa kejadian pernah terjadi karena minimnya jarak pandang membuat orang itu susah melihat kendaraan lainnya. Bisa jadi karena hal ini terjadi kecelakaan lalu lintas. 

4. Orang yang mengendarai mobil yang suka membunyikan klaksonnya kepada para pengendara motor. Baik pada pemberhentian lampu merah atau pada jalanan agar ia bisa melaju lebih cepat. Seandainya pengendara mobil yang seperti itu punya pikiran yang sedikit waras, kenapa ia tidak bersabar diatas kendaraannya itu lantas tangannya tidak mudah ia pencat-pencetkan pada klakson mobilnya. Hal ini tentu saja sangat menganggu pengendara motor atau pejalan kaki. Toh, ia juga tidak sedang kehujanan, juga tidak terganggu dengan derasnya hujan dan kilat yang menyala-nyala di langit. Seharusnya ia bisa lebih tenang. 

Solusi:
1. Jika hujan sedang turun deras, jangan pacu kendaraan anda terlalu kencang. Ini bukan berarti ketika tidak hujan boleh memacu kendaraan dengan kencang ya, tetapi alangkah lebih baik jika anda memacu kendaraan dengan normal atau bahkan menurunkan kebiasaan normal anda mengendarakan kendaraan. Misalnya pada umumnya itu mengendara 60km/jam maka diturunkan jadi 40/30km/jam. Karena bisa jadi karena kencangnya anda mengendarai mobil atau motor membahayakan diri anda sendiri dan juga ornag lain. Ada banyak jalan yang airnya tergenang dan bisa menyebabkan orang lain yang mungkin tadinya ia telah bersabar di guyur hujan lalu terciprat genangan air dari ulah anda, lalu ia menjadi marah dan bersungut-sungut di tengah hujan. Apalagi ketika turunnya hujan itu ia sedang banyak masalah, kan bisa menambah intensitas emosinya, dampaknya bisa panjang. Bisa ia limpahkan ke pekerjaannya, ke keluarganya, pasangannya atau ke tempat yang lainnya. 

2. Jika anda sedang mengendarai mobil sendiri, hendaklah memberikan tumpangan kepada orang yang jalan kaki atau berteduh. Bisa jadi ia seorang mahasiswa yang sedang buru-buru mengikuti ujian semester. Bisa jadi ia mahasiswa yang mau pulang ke kos segera karena banyak tugas. Bisa jadi ia pekerja kantoran yang harus segera pulang karena anaknya telah menunggu dirumah dan bisa jadi yang lainnya. Mempunyai mobil itu sebuah kenikmatan dan karunia yang patut di syukuri, dengan cara memberikan tumpangan kepada orang yang tidak punya. 

3. Mungkin kebanyakan ornag menganggap menyalakan lampu ketika hujan deras itu sepele, namun yakinlah yang sepele itu justru sangat penting bagi  diri kira dan orang lain. Bayangkan dengan jarak pandang yang terbatas, belum lagi jika ada pengendara lain memacu kendaraan dengan kencang yang terjadi bisa saja kecelakaan lalu lintas. Maka nyalakanlah lampu motor atau mobil anda. 

4. Bisakah anda menahan diri dari menekan klakson mobil anda? Untuk kasus nomor empat ini tidak ada solusi, cukup sebuah pertanyaan, jika jawabannya iya berarti ia pengemudi yang cerdas dan bijak. Jika ia menjawab tidak ia pengemudia yang bodoh dan tak bijak. 

Itu beberapa hal yang menjengkelkan ketika hujan turun, kamu punya pengalaman lain? Silahkan di share. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar