Senin, 22 April 2013

Negeri Para Bedebah

Thomas, seorang konsultan keuangan terkenal baru saja pulang ke Indonesia dari seminar keuangan yang diikutinya bersama dengan para konsultan keuangan dunia, tiba-tiba mendapat kabar penting dari keluarganya. Tante Liem, istri om Liem, yang sejak kecil membantu merawat Thomas, selepas meninggalnya kedua orang tuanya, jatuh sakit. Thomas yang sudah sangat lama tidak bertemu dengan Tante Liem, dengan berat hati, pergi untuk menemui beliau yang sedang terbaring di rumah. Rasa berat hati Thomas disebabkan karena ia harus beretemu dengan Om Liem, orang yang paling tidak ingin ia temui selama ini setelah kejadian besar yang di hadapi oleh kedua orang tuanya. Setelah thomas menjenguk Tante Liem, ia pun menjadi tahu apa penyebab jatuh sakitnya Tante Liem. Tante Liem jatuh sakit, karena mendengar kabar, akan bangkrutnya Bank yang di miliki dan dikelola oleh Om Liem, dan dampak dari kondisi tersebut, Om Liem akan di bawa polisi, ditangkap. Thomas yang dalam kondisi ini tidak ingin membantu Om Liem mau tidak mau terpaksa harus membantu, bukan karena Om Liem tetapi karena tante Liem. Bank Semesta, nama Bank yang sedang dalam kondisi krisis, dimiliki oleh Om Liem. Karena persoalan ini pula, Om Liem akan ditahan oleh pihak kepolisian. Sebagai konsultan keuangan profesional, Thomas tak mau tinggal diam melihat kondisi ini, ia mencoba sekuat tenaganya untuk membantu, meski itu adalah keterpaksaan, hanya karena balas budi tante Liem ia mau berbuat demikian. Thomas merancang strategi dan skema penyelamatan Bank Semesta dan juga Om Liem. Thomas membawa kabur Om Liem, sehingga mereka berdua menjadi buronan kepolisian. Thomas, yang bergabung dalam sebuah klub tinju, yang beranggotakan para profesional dari berbagai bidang, beruntung, karena ternyata pelariannya di lindungi oleh beberapa temannya di klub tinju. Bukan karena Thomas anggota klub tersebut, melainkan karena Thomas menjadi jawara di klub tersebut dan disegani beberapa lawannya yang teman-temannya di klub tersebut. Thomas mempunyai waktu yang sangat singkat, ia butuh waktu dua hari untuk menunda terjadinya penutupan Bank Semesta. Dalam pelariannya ia juga dibantu oleh Julia, seorang jurnalis dari majalah terkenal yang dijanjikan sebuah tawaran berita  paling menarik, karena Thomas memegang informasi mengenai Bank semesta dan juga seluk-beluk perbankan yang hampir bangkrut tersebut. Selain Julia, thomas juga melibatkan beberapa anggota setianya di kantor, salah satunya adalah Maggie, sekretaris kepercayaan Thomas, yang membantu memberikan informasi dan mengurus segala keperluan Thomas dalam pelarian. Tujuan Thomas dalam penyelamatan ini adalah bertemu Menteri keuangan, anak sang pemimpin partai besar yang punya kuasa dalam menentukan penyelamatan Bank Semesta dan juga mengubah opini media massa yang memberikan informasi kepada publik. Ditengah upaya pelariannya Thomas bertemu segala bentuk rintangan dan halangan, termasuk bertemu dengan dua orang penting yang telah menghancurkan keluarga Thomas, membunuh kedua orang tuanya. Berhasilkah Thomas?

Buku Negeri para bedebah ini, menyajikan cerita yang sangat menarik. Sejak awal membaca buku ini saya diajak untuk mengikuti Thomas, mengikuti cari ia menyelesaikan dan menjelaskan segala persolan yang dia hadapi. Buku ini juga menceritakan mengenai kondisi yang pernah terjadi di Indonesia. Kalau kita sering mengikuti berita tentang kasus Bank Century, maka buku ini adalah novel yang menceritakan bagaimana Bank century, Bank yang tutup karena bangkrut dan di duga menggunakan dana negara yang cukup besar hingga mencapai trilyunan, yang hingga kini belum bisa terungkap siapa aktor intelektual di belakangnya. Dalam buku ini sang penulis menceritakan bagaimana sebuah bank itu beroperasi, bagaimana, krisis ekonomi yang dihadapi oleh bank-bank di dunia, serta mekanisme Bail out yang selama ini mungkin kita hanya bisa mendengar atau membaca di berita elekstronik maupun cetak, tanpa kita mengerti artinya. Buku ini juga menceritakan bagaimana, para aparat, bahkan hingga sebuah partai besar pemenang pemilu dapat mengubah keputusan yang akan berpengaruh kepada sebuah bank kecil. Buku yang di tulis oleh Tere Liye ini memberikan sebuah pandangan tentang mencerna kondisi sosial pilitik dan ekonomi yang terjadi di Indonesia. Tema yang sebenarnya jarang diangkat atau mungkin jarang saya baca dan temui di antara buku-buku yang ada di Indonesia.

Bagi kamu, yang tertarik membaca buku ini, silahkan membaca dan merasakan bagaimana buku ini mengajak kita, berlari-lari mengejar waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar