Rabu, 27 Maret 2013

Dikibulin tukang kibul

"Emang enak dikibulin?" Familiar kan pasti ditelinga kita atau pandangan kita ungkapan tersebut? Responnya pasti beragam. Ada yang merasa sakit hati, kesel, jengkel namun juga ada yang merasa senang, bahagia. Tak jarang juga ada yang masing bingung dikibulin. Sore ini saya dikibulin oleh seseorang. Erikarlebang namanya. Dia bilang bahwa dia itu emang tukang kibul. Nah, saya merasa tidak dirugikan olehnya, malah merasa tercerahkan, sedikit. Awalnya saya mengikuti (baca: follow) akun twitter @erikarlebang. Saya mengikuti akun tersebut karena direkomendasi oleh penulis. Memang akun twitter saya (yang baru) hanya mengikuti para penulis. Singkat cerita saya mengikuti tema-tema oleh para penulis. Erikarlebang ini sering menceritakan tentang kesehatan. Pola hidup sehat dan yang paling membuat shock saya adalah kibulan tentang susu. Kata dia, anak sapi aja udah ga menyusui ibunya lagi ketika besar, masa manusia ngotot menyusu pada ibunya (sapi). Kira-kira begitulah. Lantas saya mulai terheran-heran, ada apa dengan susu sapi. Selain keanehan susu sapi yang dijelaskan lewat twit-twitnya, saya juga mulai familiar dengan kalimat food combining. Apa itu? Entahlah, yang jelas saya penasaran bukan main. Saya ikutilah lebih lanjut penjelasannya. Tapi tetap juga tidak mengerti. Hingga beberapa followernya, memberi testimoni tentang buku yang dia tulis, tentang food combining. Agak jenuh membaca bacaan fiksi, akhirnya ketika menemani adik saya ke toko buku untuk membeli bukunya, saya mulai mencari buku food combining tersebut. Sial, buku tersebut di Gramedia Jayapura habis. Lalu saya mulai berkeliling cari-cari bukunya di rak buku kesehatan. Dan akhirnya, tetep tidak juga ketemu. Malah ketemu buku lainnya, dengan penulis yang sama Erikarlebang, judulnya Mitos dan Fakta Kesehatan. Tanpa mikir-mikir panjang, saya buka dompet, cek uang didalamnya, nah ada duit. Cukup nih buat beli buku tersebut. Belilah.

Sesuai judulnya, buku ini menceritakan mitos dan fakta kesehatan yang berbeda dari sepengetahuan orang secara umum. Pengetahuan yang tidak maen stream. Uniknya lagi diceritakan oleh seorang sarjana lulusan design visual. Itu sebabnya dikatakan setiap pembahasannya dengan kibulan. Meski ia bukan lulusan kedokteran atau ahli gizi, Erikar, hidup dalam lingkungan dokter. Ayah dan kakeknya dokter . Lingkungan dokter itu mempengaruhi dirinya yang kemudian akrab dengan persoalan kesehatan. Kibulan-kibulan yang disampaikan memang detail. Sia juga tidak hanya "nyerocos" begitu saja tapi punya rujukan. Dibuka dengan memperhatikan kehidupan yang sehat, dimulai dari rongga mulut. Kita diajak untuk mengenali sistem pencernaan, dimulai dari mulut, lambung, hingga sistem pencernaan tubuh. Begitu juga dengan apa yang kita masukkan kedalam perut. Tidak boleh sembarangan, tidak boleh ngaco, jika kita ingin mendapatkan kesehatan. Persoalan sebenarnya kesehatan itu tidak melulu dari makanan, melainkan bagaimana kita memperlakukan makanan, menyeleksi dan mengatur pola makan. Hal inilah yang di ceritakan oleh Erikar dalam bukunya tersebut.

Buku ini adalah rangkuman twit-twit yang selama ini di kicaukan oleh Erikar. Meskipun twit, tulisan dalam buku ini teratur, sistematis dan rapih. Memang tak sedetail membaca buku kesehatan, gizi atau kedokteran lainnya. Membaca buku ini membuka wawasan kita bahwa ada hal-hal yang terlupakan dalam kehidupan kita, terutama terkait makanan. Rasanya akan lebih baik jika dibaca sendiri ya heuheuheu. Buku ini saya baca tidak sampai sehari. Memang buku ini ringan, karena hanya seperti obrolan. Kalau mau membuktikan kebenaran dalam buku ini, mungkin sudah saatnya mencoba beberapa tips perubahan yang ada di dalamnya. Salah satunya dengan mulai mencoba mengkonsumsi sayuran dan buah, serta protein dari hewani yang berimbang. Seperti dikatakan didalam buku tersebut, kombinasi yang baik dalam makanan diantaranya adalah pati (nasi) dengan sayuran. Protein hewani dengan sayuran. Kombinasi yang salah atau tidak baik dan tidak berguna buat tubuh adalah pati dengan protein hewani. Contoh sederhananya adalah makan nasi dengan ayam. Nah lo, bingung kan. Mungkin karena saya tidak (ingin) menjelaskannya secara detail, atau emang lebih baik baca bukunya sendiri. Heuheuheu. Kalau saya ceritain ntar ga seru. Mending baca sendiri, kalau ga bisa beli, pinjem aja, saya bersedia kok meminjamkan, asal dibalikin selesai baca. Beberapa fakta dan mitos mengenai makanan dan hidup sehat dibahas. Hanya saja penulisnya memang sudah membatasi diri dengan tidak berdebat panjang lebar dalam urusan hidup sehat ini. Kalau percaya, silahkan dicoba dan dijalani sendiri. Kalau tidak ya silahkan. Bagi yang suka membaca namun tidak begitu mempercayai isi buku ini, silahkan membaca beberapa referensi lainnya. Baik yang tertera di buku atau sumber lainnya. Jelasnya, buku ini memberikan perspektif lain bagi kita, untuk dapat hidup sehat dengan pola makan sehat dan bagaimana memakan makanan yang (seharusnya) sehat dan berguna bagi tubuh kita.

Selamag membaca, silahkan menikmati kibulan dari tukang kibul. Heuheuheu.

1 komentar:

  1. tentang susu

    http://cinderainfo.blogspot.com/2015/07/kibulan-susu-berkicau-pakar-menjawab.html
    http://cinderainfo.blogspot.com/2015/07/kibulan-susu-berkicau-pakar-menjawab_2.html
    http://cinderainfo.blogspot.com/2015/07/kibulan-susu-berkicau-pakar-menjawab_85.html
    http://cinderainfo.blogspot.com/2015/07/kibulan-susu-berkicau-pakar-menjawab_4.html

    BalasHapus